Arzaquna FM News :
Tampilkan postingan dengan label BERITA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BERITA. Tampilkan semua postingan

Utang pemerintah bertambah terus

Rabu, 24 Oktober 2012 | 0 komentar

Dhani Antara Spirit Baru -Mengutip koran Sindo -Berutang itu positif sebagai pertanda masih ada pihak yang menaruh kepercayaan untuk memberikan pinjaman. Pandangan itu tidak salah, tetapi tidak sepenuhnya benar. Yang pasti dengan berutang, kita jadi memiliki konsekuensi tersendiri di mana tingkat independensi terhadap pemberi utang menipis, bahkan kecenderungan untuk didikte sulit dihindari.

Persoalan lain, utang akan menjadi sumber malapetaka apabila tidak bisa dikelola dengan baik, terutama menyangkut peruntukan yang tidak jelas dan diiringi pengawasan yang lemah. Bicara soal utang adalah sebuah topik yang selalu menarik perhatian, apalagi yang berkaitan dengan utang pemerintah.

Meski pemerintah bertekad untuk menyetop berutang, faktanya tetap saja bertambah dari tahun ke tahun. Data menunjukkan, utang pemerintah sudah mencapai Rp1.975,62 triliun per September tahun ini. Utang tersebut melebihi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2013 sebesar Rp1.683 triliun yang baru saja disetujui DPR.

Hal itu menunjukkan bahwa besaran utang pemerintah senantiasa harus diwaspadai karena bisa mengganggu keseimbangan APBN. Total utang pemerintah yang nyaris menembus Rp2.000 triliun itu memang masih masuk dalam kategori aman, dilihat dari rasio utang yang hanya sebesar 27,3 persen dari PDB sebesar Rp7.226 triliun.

Apabila dihitung menggunakan denominasi USD, utang pemerintah tercatat sebesar USD206,05 miliar, atau terjadi kenaikan sekitar USD6,56 miliar dari level sebesar USD199,49 miliar pada akhir tahun lalu. Meski utang berada pada level aman, namun tetap harus diperhitungkan sejauh mana kemampuan pemerintah mencicil pokok dan bunga utang yang berasal dari APBN setiap tahun.

Harus diakui bahwa dalam sepuluh tahun terakhir ini rasio utang terhadap PDB terus mengecil. Tengok saja, pada 2001 rasio utang masih bertengger pada level 89 persen, lima tahun kemudian tepatnya 2005 rasio utang kian mengecil sekitar 47 persen, dan pada 2011 rasio utang menunjukkan 25 persen, tetapi untuk sementara per September 2012 rasio utang naik 2,3 persen menjadi 27,3 persen.

Meski demikian, pemerintah tetap optimistis pada akhir tahun rasio utang akan lebih rendah dari tahun sebelumnya. Kita berharap pemerintah tidak terlena untuk terus menumpuk utang di tengah kondisi makroekonomi yang sedang bagus, dan tingkat rasio utang yang tergolong rendah untuk ukuran dunia sekarang. Bandingkan rasio utang sejumlah negara maju yang tembus diatas 200 persen dari PDB.

Bila dibedah lebih jauh, utang pemerintah sebesar Rp1.975,62 triliun tersebut terdiri atas utang luar negeri sebesar Rp638,09 triliun yang berasal dari sejumlah lembaga multilateral, dan beberapa negara.

Sedangkan utang pemerintah dalam bentuk surat berharga mencapai Rp1.337,61 triliun. Sebenarnya, utang pemerintah yang jumlahnya melebihi anggaran negara untuk tahun depan tak perlu dirisaukan sepanjang pengalokasiannya jelas, dan dapat dikontrol melalui pengawasan yang ketat.

Karena itu, pemerintah harus transparan mengumumkan penggunaan utang, betul-betul tepat guna, misalnya untuk pembangunan sarana infrastruktur yang diharapkan bisa lebih mempercepat perputaran roda perekonomian yang pada akhirnya akan berdampak pada pembukaan lapangan kerja, sehingga tingkat pengangguran dan kemiskinan bisa diminimalisasi.

Yang menjadi kekhawatiran adalah utang terus menumpuk tetapi pembangunan infrastruktur jalan di tempat.

Hal ini perlu dicermati sarana infrastruktur apa saja yang sudah terbiayai oleh utang. Harus diumumkan ke publik, misalnya jembatan ini dibangun dari utang bilateral, sehingga publik paham bahwa beban negara membayar utang tiap tahun ada hasilnya.

Sebab bisa saja muncul kecurigaan bahwa utang itu sebagian besar dipakai untuk belanja pegawai termasuk perjalanan dinas yang mengambil porsi besar dalam anggaran negara. (*Rprt@Dhani Arza)
Continue Reading

Pesawat dari Singapura meledak di Soetta

| 0 komentar

Dhani Antara Spirit Baru. Mengutip Sindonews.com – Sebuah pesawat Maskapai Blue Skay dengan nomor penerbangan 001 tujuan Jakarta dari Singapura mengalami kerusakan hidrolik saat hendak melakukan pendaratan di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

Tigapuluh menit kemudian pesawat mendarat di runway utara bandara namun diiringi ledakan kuat.
Untunglah, seluruh instrumen di Bandara Soetta yang berkait dengan penerbangan bergerak cepat dan melakukan penanganan.

Gerak cepat itu tak lepas dari koordinasti antara petugas Air Trafic Controller (ATC) yang melapor ke Senior General Manager dan Kepala Otoritas Bandara dalam menyiapkan personel yang dibutuhkan.

Kejadian itu hanya simulasi yang digelar oleh PT Angkasa Pura II hari ini di Terminal Haji Bandara Soetta. Sebagai pengelola Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) PT AP dituntut siap dengan segala kejadian yang datangnya tidak diduga.

Direktur Utama AP II Tri Sunoko mengatakan, latihan diikuti 540 peserta ini merupakan jenis latihan Wet/Hot Exercise dengan kode operasi Rajawali IX dalam rangka kesiapan penanggulangan keadaan darurat.

“Latihan ini dilakukan dua tahun sekali untuk meningkatkan kesiapsiagaan, kewaspadaan serta komunikasi dan kordinasi antar personil dalam menanggulangi keadaan darurat di Bandara Soekarno-Hatta,” jelasnya di Bandara Soetta, Kamis (25/10/2012).

Latihan dikuti Polres Bandara Soetta, Kodim 0506 Tangerang, Angkasa Pura II, serta otoritas wilayah I Bandara Soetta.

"Latihan ini dilakukan untuk meningkatkan suasana nyaman bagi pengguna jasa dan seluruh instrumen yang ada di Bandara Soetta."

Dalam simulasi itu memang diumpamakan ada kecelakaan pesawat. Dan bagaimana gerak cepat petugas Air Trafic Controller (ATC), Emergency Operation Center dan seluruh anggota komite untuk memastikan kesiapan personel yang dibutuhkan.@Rprt.Dhani Arza
Continue Reading

Hari Raya Idul Adha 1433 H Jatuh Pada Tanggal 26 Oktober 2012

| 0 komentar

Dhani Antara Spirit Baru - Hari raya Idul Adha 1433 H telah di tetapkan pemerintah pada tangal 26 oktober 2012 tepatnya pada hari jumat nati, keputusan penetapan Hari Raya Idul Adha atau hari raya kurban atau Haji 1433 H diputuskan dalam sidang Isbat.
Pemerintah melalui kementrian Agama Republik Indonesia melakukan sidang Isbat pada tanggal 15 Oktober 2012 lalu untuk menentukan 1 Dzulhijjah 1433 H  yang dipimpin langsung wakil mentri agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar.
Dalam hasil sidang isbat ini memutuskan bahwa tanggal 1 Dzulhijjah 1433 H jatuh pada Rabu, 17 Oktober 2012 penentuan ini juga dijadikan patokan penentuan Hari raya Idul Adha 1433 H yang di tetapkan jatuh pada Tanggal 26 Oktober 2012.
Sebelum menetapkan 1 Dzulhijjah 1433 H  sidang isbat menerima laporan dari hasil pemantauwan hilal di 31 wilayah. Dipastikan bahwa bulan masih tak terlihat, masih di bawah ufuk.Peserta sidang isbat sendiri setuju pada hasil pemantauan tersebut.
Dipastikan semua umat islam di Indonesia akan melaksanakan Hari raya Idul Adha 1433 H  serentak sebab dalam sidang isbat semua ormas sepakat bahwa penetapan tangal 10 Dzulhijjah 14433 H jatuh pada tanggal 26 Oktober 2012 pada hari jumat ini.@Rprt.Dhani Arza
Continue Reading

4 Tahun Cabuli Anak Kandung Ditangkap Saat Hendak Akad Nikah

Sabtu, 20 Oktober 2012 | 0 komentar

Kediri –Dhani Spirit Baru.Kasus pencabulan terhadap anak kandung terjadi di Kediri. Pelakunya Sunarko (45) warga Desa Canggu, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, yang diduga tega menyetubuhi anak kandungnya, Yt sejak  berusia 10 tahun. Tindakan bejat itu dilakukan Sunarko selama 4 tahun hingga mengakibatkan korban hamil. Kini kasusnya ditangani Polres Kediri.
Kejadian awalnya dilakukan sejak korban masih duduk di bangku kelas 3 SD, dengan ancaman korban akan di ukul. Tersangka yang dikonfirmasi, mengakui kalau perbuatannya itu dilakuikan sejak 2006 hingga April 2010. Perbuatan pertama dilakukan saat korban sedang nonton televisi dengan pakaian sedikit terbuka kemudian diajaknya ke kamar. Istrinya saat itu sedang bekerja di luar negeri menjadi TKW. “Itu pertama kali terjadinya,” kata Sunarko.
Tersangka melakukan perbuatan itu sedikitnya tiga kali dalam seminggu selama kurun waktu empat tahun. Pada 2010, korban yang duduk di kelas 1 SMP diketahui hamil. Keluarga pun terkejut dan terbongkarlah bahwa kehamilan itu akibat ulah bapaknya sendiri. Paman korban yang marah atas kejadian ini, kemudian melapor ke kepolisian pada 4 Mei 2010. Karena hamil, korban akhirnya keluar dari sekolah dan dititipkan di rumah salah satu keluarga yang lain di Sulawesi.
Tersangka yang mendengar dicari polisi, kemudian menghilang. Belakangan didengar kabar akan melangsungkan pernikahan di wilayah Kabupaten Blitar. Saat dilacak ke alamat yang ditemukan, polisi mendapati tersangka hendak melangsungkan akad nikah dengan seorang perempuan di kawasan Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar.
Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Edy Herwianto, membenarkan jika pihaknya menangkap pelaku pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri ini. “ Penangkapan dilakukan di sebuah SPBU di Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, yang saat itu tersangka beserta rombongan hendak melangsungkan akad nikah di Blitar,” katanya.

Karena perbuatannya itu, tersangka harus mendekam di balik jeruji besi Mapolres Kediri. Tersangka diancam pasal 81 dan 82 UU no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara.@Rprt Dhani Arza
Continue Reading

Wajarkah Populasi Orang Gila di Trenggalek?

| 0 komentar

TRENGGALEK, - Dhani Spirit Baru. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Sugito Teguh, menyebut ada sekitar 250 penderita sakit jiwa dari total penduduk Trenggalek sebanyak 700.000 jiwa. Jumlah tersebut masih dianggap wajar sehingga belum perlu melakukan tindakan luar biasa.

"Mereka tersebar di 14 kecamatan yang ada. Jadi, jumlahnya masih relatif kecil, masih jauh di bawah angka batas toleransi 2 persen,” kata Sugito, Jumat (5/10/2012).

Kecamatan yang ditemukan memiliki kasus penderita gangguan kejiwaan paling banyak, kata Sugito, adalah Kecamatan Suruh dengan jumlah 24 orang. Dari 24 orang, sebanyak 5 di antaranya sudah dalam kondisi akut dan mengidap skizofrenia sehingga dikerangkeng oleh keluarganya.

"Saat ini petugas puskesmas secara intensif melakukan pemantauan dan juga memberikan obat-obatan kepada semua penderita. Obatnya tentu disesuaikan dengan tingkat gangguan penderita," imbuhnya.

Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek, kata Sugito, selama ini juga tidak dapat berbuat banyak karena penanganan penderita gangguan jiwa sepenuhnya berada pada keluarga masing-masing. Selama ini pihaknya sebatas memberi fasilitas dengan memberikan rujukan ke rumah sakit jiwa bagi keluarga yang menghendakinya. "Kita berikan rujukan ke rumah sakit dan menggratiskan biaya transportasinya. Kita sudah beberapa kali melakukan hal seperti itu," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, tiga penderita gangguan jiwa, Asman Budi (37), Kaseno (52), dan Suyanti (47), dikerangkeng dengan sangkar bambu di Desa Gamping, Kecamatan Suruh. Namun, di Desa Ngrandu pada kecamatan yang sama terdapat dua lagi penderita gangguan jiwa, yaitu Giman (44) dan Ngoro (32). Giman dikerangkeng, sementara Ngoro dipasung@Rprt Dhani Arza. 
Continue Reading

Tulungagung Raih Penghargaan Baksyacaraka 2012

| 0 komentar

TULUNGAGUNG Dhani Spirit Baru : Pemkab Tulungagung, Jawa Timur telah ditetapkan sebagai peraih penghargaan Baksyacaraka tahun 2012.

Dalam lomba yang diadakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteran Rakyat (Menko Kesra) ini, Pemkab Tulungagung menduduki peringkat pertama disusul urutan kedua Pemkab Sleman (Jateng), dan ketiga oleh Pemkab Bandung Barat (Jabar).

"Kami sudah menerima surat dari tim penilai penghargaan puncak Baksyacaraka beberapa waktu lalu. Dalam waktu dekat ini, kami bakal menerima penghargaan Baksyacaraka 2012," kata Sekretaris Pemkab Tulungagung, Indra Fauzi, Selasa (25/9).

Menurut Fauzi, Baksyacaraka adalah penghargaan tertinggi tingkat nasional dalam upaya pemerintah kabupaten (pemkab) dan pemerintah kota (pemkot) menciptakan budaya kreatif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif guna mewujudkan kesejahteraan rakyat. "Lomba ini merupakan lomba pertama kali diadakan di Indonesia," kata Fauzi.

Dalam lomba itu, sambung Fauzi, Pemkab Tulungagung memasukkan beberapa unit usaha kreatif yang ada di daerahnya. Di antaranya pembuatan kerajinan alat peraga edukasi (APE), kerajinan bambu, dan bakso blimbing. "Pemkab Tulungagung meraih penghargaan tertinggi itu kemungkinan besar karena unit-unit usaha yang dilakukan UKM di Tulungagung benar-benar memiliki nilai ekonomi kreatif," jelas Fauzi.

Misalnya usaha pembuatan bakso blimbing, lanjut Fauzi, ini merupakan temuan pertama di Indonesia. Usaha pembuatan bakso blimbing belum ada duanya di Indonesia dengan bahan buah blimbing. Bakso dari buah blimbing ini hasil kreasi Mulyono, seorang petani Blimbing di Desa Waung, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung.

"Kedengarannya aneh kan, bakso kok dari Blimbing. Tapi itulah kreasi Mulyono dari Tulungagung," paparnya.

Selain mampu menciptakan bakso blimbing, petani ini juga sudah  memproduksi jus blimbing  dari panenannya, yang khas dengan olahan tradisional. "Produk usaha jus blimbing itu pemasarannya sudah menyebar ke berbagai daerah, setelah dikemas dengan gelas dan botol plastik."

Untuk kerajinan permainan anak-anak berupa alat peraga edukasi dari Tulungaung juga unik. Bentuknya beraneka ragam seperti kura-kura, halilintar, buaya dan semacamnya. Untuk jenis kura-kura punya keunikan tersendiri. Jika digoyang-goyang kepala dan lidahnya bisa menjulur-julur dan geraknya lucu. Ini yang disukai anak-anak kecil.

Usaha kerajinan permainan anak-anak ini pemasarannya sudah menyebar di berbagai kota di Indonesia, bahkan melenggang ke mancanegara melalui eksporter di Bali. Tak hanya ini, banyak unit-unit usaha kreatif di Tulungagung seperti kerajinan marmer dan pembuatan krupuk rambak dengan berbagai rasa.

Semua unit-unit usaha kreatif tersebut kini dilakukan pembinaan oleh Pemkab Tulungagung. "Para UKM itu kita fasilitasi untuk mengikuti gelar pameran dan pelatihan untuk terus meningkatkan usaha kreatifnya. Bahkan saat ini disertakan semua dalam lomba Baksyacaraka," kata Fauzi. (ST/OL-2)Rprt@Dhani Arza
Continue Reading

Dua Polisi yang Hilang di Poso Ditemukan Tewas

| 0 komentar

Jakarta - Dhani Spirit Baru.Polisi menemukan dua anggotanya yang menjadi pemburu teroris di Desa Tamanjeka, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, dalam keadaan tidak bernyawa pada Selasa, 16 Oktober 2012 sore tadi. “Saya barusan komunikasi dengan Kapolda Sulawesi Tengah dan jenazahnya sedang dievakuasi ke rumah sakit," kata juru bicara Markas Besar Kepolisian RI Inspektur Jenderal Suhardi Alius melalui pesan singkat, Selasa malam, 16 Oktober 2012.

Dua anggota polisi itu hilang sjeak 8 Oktober 2012 lalu. Mereka adalah Kepala Unit Intelijen Kepolisian Sektor Poso Pesisir Brigadir Sudirman dan anggota tim buru sergap Kepolisian Resor Poso Brigadir Satu Andi Sapa.

Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar, kedua polisi itu ditemukan terkubur dalam satu lubang. Mereka terluka di bagian leher diduga karena senjata tajam. "Tempat kejadian perkara di Dusun Tamanjeka, Desa Masani, di hutan atau kebun luar perkampungan," kata Boy melalui pesan singkat.

Mereka, kata Boy, hilang saat sedang melakukan penyidikan terkait dengan teror bom yang kembali merebak di Poso maupun di Solo. Boy mengatakan keduanya diduga diculik oleh Jamaah Ansharut Tauhid.

Sehari sebelum hilang, Detasemen Khusus 88 Antiteror menangkap seorang terduga teroris dari kelompok Santoso bernama Imron di Jalan Kangkung, Kelurahan Balaroa. Imron juga diduga terkait kelompok Thoriq di Solo, Jawa Tengah.

Juru bicara JAT Son Hadi membantah telah menculik Sudirman dan Andi. Ia mengatakan tuduhan itu tak mendasar karena tidak ada bukti. “Mengapa kami selalu dikambinghitamkan?” kata Son Hadi.Rprt@Dhani Arza
Continue Reading

Pasangan Calon Bupati Tulungagung Curi Data e-KTP

| 0 komentar

TEMPO.CO, Tulungagung - Dhani Spirit Baru. Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung dari jalur independen, Bangun Hermanto -Soneman Efendi terancam gagal ikut dalam pemilihan setelah diketahui melakukan pencurian data calon pemilih. “Kecurangan diketahui panitia pemilihan kecamatan,” kata anggota Komisi Pemilihan Umum Tulungagung, Fatah Masrun, Rabu, 17 Oktober 2012.

Pasangan tersebut dicurigai bersekongkol dengan pegawai Kecamatan Rejotangan, Adi Sunyoto, untuk mencuri data warga yang mengikuti program e-KTP. Sebagai calon dari jalur independen perlu melakukan penggalangan dukungan dengan mendapatkan kartu tanda penduduk (KTP) warga yang akan mendukungnya. Namun yang digunakan adalah dokumen yang ditengarai milik Kantor Kecamatan Rejotangan saat pembuatan e-KTP beberapa waktu lalu.

Menurut Fatah, KPU akan melakukan verifikasi dengan cara mendatangi nama-nama pemberi dukungan untuk dikonfrontir dengan kartu identitas yang diberikan pasangan calon tersebut. Jika ternyata mereka tidak pernah memberikan dukungan, maka namanya akan dicoret sebagai bakal calon.

Kasus tersebut telah dilaporkan kepada polisi yang langsung mengamankan Adi Sunyoto. Perbuatan yang dilakukannya tergolong tindak pidana murni. Dia dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian. ”Ancaman hukumannya lima tahun,” ujar Wakil Kepala Polres Tulungagung, Komisaris Wiyogo Pamungkas.

Adapun Bangun dan Soneman hingga kini belum memberikan pernyataan atas kasus yang menimpanya Rprt.Dhani Arza.
Continue Reading

SUSUL BANDUNG DAN TULUNGAGUNG Sleman Terpilih Nominasi Baksyacaraka

Kamis, 04 Oktober 2012 | 0 komentar

SLEMAN (KRjogja.com) - Untuk melindungi produk lokal dan usaha kecil, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman selama ini terus berupaya mengenalkan dan mempromosikan potensi produk masyarakat Sleman. Untuk itu komitmen pemerintah dalam mengembangkan ekonomi kreatif adalah dengan memberikan fasilitas HAKI dan hak paten pada masyarakat Sleman yang kreatif dan bernilai ekonomis.

Kepedulian ini ternyata mendapat perhatian dari Kemenkesra dengan mengikutkan Sleman sebagai nominasi sebagai penerima Penghargaan Baksyacaraka yakni sebuah penghargaan atas pengembangan budaya kreatif yang diselenggarakan oleh Kemenkesra.

“Kabupaten Sleman memiliki tekad untuk melindungi produk lokal. Sehingga hal ini menjadi keseriusan kepada masyarakat dan pengusah akecil menengah untuk melindungi produknya,” Muhammad Hasan Sulaiman, perwakilan dari Kemenkesra di sela-sela kunjungan di Sleman, Kamis (4/10).

Dengan masuknya Sleman ke dalam nominasi ini sehingga menyusul 2 kabupaten lain di Indonesia yakni Bandung Barat dan Tulungagung yang sebelumnya telah dinilai dan diverifikasi oleh Kemenkesra. Usaha keras yang dilakukan Pemkab Sleman ini seharusnya menjadi motivasi bagi daerah lain untuk melindungi produk lokal dan usaha kecil. (Usa)
Continue Reading

Wisma Lokalisasi Kaliwungu Mulai Dibongkar

| 0 komentar

TULUNGAGUNG Dhani Antara Spirit Baru.- Wisma di bekas lokalisasi Kaliwungu, Kamis (4/10/2012) mulai dilakukan pembongkaran. Langkah ini sebagai bagian penataan dan alih fungsi lahan.

Pembongkaran dilakukan pada sebuah salon yang berada di sisi jalan masuk yang baru dibuat. Menurut Kepala Desa Kaliwungu, Bambang Dwiono, nantinya eks lokalisasi akan menjadi lokasi terpadu yang bernama kawasan Brantas.

"Nantinya akan menjadi kawasan hiburan baru, tapi tidak ada praktik esek-esek lagi. Yang ada hanya warung kopi dan karaoke," ujarnya.

Selain melakukan pembongkaran wisma, juga dilakukan gotong royong membersihkan lingkungan eks lokalisasi Kaliwungu. Tidak sekedar bersih-bersih, namun sekaligus untuk mempersiapkan program rumah tidak layak huni (RTLH), yang akan merenovasi sisa wisma yang dipertahankan.

"Selain untuk warkop dan karaoke, ada pula yang untuk hunian. Untuk itu akan ada bantuan renovasi agar menjadi hunian yang layak," tambahnya.

Sebelumnya, Bupati Tulungagung, Heru Tjahjono mengatakan, kementrian Sosial (Kemensoso) RI telah menganggarkan Rp 3,6 milyar untuk alih fungsi lahan bekas lokalisasi Kaliwungu, Kecamatan Ngunut dan lokalisasi Ngujang, Kecamatan Kedungwaru.

Dana tersebut sebagai bentuk apresiasi keberhasilan menutup dua lokalisasi tersebut, serentak dan tanpa kekerasan. Dana tersebut sebagian besar untuk alokasi renovasi bekas wisma yang dijadikan hunian dan tempat usaha baru. Masing-masing eks wisma akan mendapatkan dana renovasi Rp 10 juta.rprt@Dhani Arza
Continue Reading

4 bocah SD bobol gudang onderdil motor

| 0 komentar

Dhani Antara Spirit Baru.Polres Tulungagung memberlakukan hukum peradilan anak kepada empat bocah sekolah dasar (SD) yang tertangkap tangan melakukan tindak kriminal pencurian.

Hasil dari peradilan, hakim membebaskan empat pelajar kelas IV SD Negeri Kepatihan II, Kota Tulungagung itu dari hukuman. Mereka dikembalikan kepada orangtua masing-masing.

Keempat bocah SD ini berinisial WH (10), AI (9), IN (10), dan AR (10), semuanya langsung dibebaskan.

"Pertimbangannya mereka masih anak-anak dan berstatus pelajar," ujar Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Tulungagung, Ajun Inspektur Polisi Satu (AIPTU) Daroji kepada wartawan, Kamis (4/10/2012).

Keempat bocah itu tertangkap tangan sedang membobol gudang berisi onderdil kendaraan bermotor milik Asnan, warga Kelurahan Kepatihan.

Melalui rumah kos yang baru dibangun, keempatnya menerobos bagian atas bangunan gudang dan masuk ke dalam. Kebetulan, gudang selalu dalam kondisi tidak dijaga.

Pada saat hendak mengangkut besi-besi bekas onderdil yang sudah habis dratnya itu, seorang tetangga memergoki perbuatan bocah bau kencur itu.

Bersama kotak kunci yang nilainya hanya Rp100 ribu itu, keempat bocah tersebut digelandang ke Mapolres Tulungagung.

“Karena ini anak-anak, kami memutuskan mendatangkan semua pihak. Selain orangtua, kami juga menghadirkan pihak sekolah dimana keempat bocah ini bersekolah," terangnya.

Sementara pemilik gudang memilih tidak mempermasalahkan hal itu. Yang bersangkutan hanya berharap anak-anak tersebut bisa mendapatkan pendidikan yang lebih baik.

Hal itu mengingat lingkungan dimana keempat bocah itu tinggal merupakan lingkungan yang buruk untuk perkembangan jiwa.

"Hasil mediasi, kita meminta kepada orangtua untuk lebih baik dalam memberikan pembinaan dan pengawasan terhadap anak mereka. Ini merupakan bentuk dari peradian anak," pungkasnya.

Sementara ketika dikonfirmasi terkait catatan prilaku keempat anak di sekolah, pihak sekolah enggan berkomentar. Salah seorang guru SD Negeri Kepatihan II Sulastri mengatakan, permasalahan sudah ditangani pihak kepolisian.

"Semua sudah ditangani pihak kepolisian. Dan hasilnya dilakukan pembinaan lazimnya anak-anak. Jadi untuk selebihnya silahkan konfirmasi saja ke kepolisian," ujarnya.

Informasi yang berkembang, tidak hanya pihak sekolah dan orangtua, dinas pendidikan setempat juga turun tangan untuk memberikan pengawasan ekstra ketat.Rprt@Dhani Arza



Continue Reading

BP Migas Jamin Eksplorasi Sumur Lapindo Aman

Senin, 17 September 2012 | 0 komentar

SURABAYA -Dhani Antara Spirit Baru.Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara menjamin kegiatan eksplorasi sumur migas baru di wilayah kerja Lapindo Brantas Inc berlangsung aman.

"Keyakinan ini karena penggalian minyak dan gas bumi di sana akan dilakukan di beberapa sumur migas yang potensial dan memiliki kedalaman rata-rata 1.000 meter. Bahkan penggalian itu rencananya dilaksanakan di lapisan atas, tidak seperti di Sumur Banjarpanji yang dibor hingga kedalaman 3.000 meter," kata Kepala BP Migas Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, Agus Kurnia, saat ditemui dalam Pisah Sambut dan Halal bi Halal BP Migas Perwakilan Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, di Surabaya, Senin malam.

Namun, ia mengungkapkan, sampai sekarang kegiatan eksplorasi di beberapa sumur baru Lapindo Brantas Inc terkendala oleh belum keluarnya izin upaya kelola lingkungan dan upaya pengelolaan lingkungan (UKL UPL).

"Hal itu dikarenakan pengeluaran izin UKL UPL tergantung masyarakat setempat," ujarnya.

Apalagi, jelas dia, pengeluaran izin UKL UPL tidak hanya meliputi fisik tetapi masyarakat Sidoarjo juga termasuk bagian dari lingkungan di sana. Untuk itu, BP Migas siap melakukan serangkaian sosialisasi dan edukasi ke masyarakat agar mereka tidak salah paham tentang kegiatan eksplorasi.

"Kami paham secara psikologis, masyarakat Sidoarjo trauma dengan kegiatan eksplorasi terutama sejak terjadinya peristiwa lumpur beberapa tahun lalu," katanya.

Pada kesempatan sama, "Vice President Operation" Lapindo Brantas Inc, Aunul Bari, menyatakan, potensi gas di sumur migas baru di wilayah kerja Lapindo Brantas, Sidoarjo sangat besar. Angka produksi gas di sana diprediksi mencapai 20 juta kaki kubik per hari.

"Estimasi produksi gas sebanyak jutaan kaki kubik itu merupakan perkiraan ekuivalen artinya tidak hanya mengandung gas melainkan berpeluang memproduksi minyak," katanya.

Di samping itu, tambah dia, besarnya potensi gas dan minyak yang terkandung didukung oleh keberadaan 26 sumur baru di kawasan kerja Lapindo Brantas Inc.

"Untuk mengoptimalkan potensi migas di sana kami percaya bisa melakukan penggaliannya dengan aman mengingat kebutuhan kedalaman sumur migas mencapai 1.000 meter," katanya.

Ia berharap, proses eksplorasi minyak dan gas bumi di sumur baru tersebut dapat segera dilaksanakan mengingat hasil penggaliannya akan dikembalikan untuk masyarakat.

"Gas yang diproduksi di lapangan migas Lapindo dan Ngunut sangat bermanfaat bagi masyarakat. Untuk itu, kami imbau agar masyarakat di sana bisa memberikan dukungan," katanya.*Rprt@Dhani Arza
Continue Reading

Daftar Perolehan Medali

| 0 komentar

PEKAN BARU -Dhani Antara Spirit Baru.Daftar perolehan medali PON XVIII/2012 hingga Selasa pukul 12.00 WIB: (emas, perak, perunggu)

1 JAWA BARAT 78 60 86
2 DKI JAKARTA 77 85 90
3 JAWA TIMUR 70 71 74
4 JAWA TENGAH 38 35 52
5 RIAU 35 30 42
6 KALIMANTAN TIMUR 34 35 37
7 SULAWESI SELATAN 16 15 15
8 LAMPUNG 15 7 9
9 SUMATERA UTARA 14 17 18
10 BALI 12 13 27
11 SUMATERA BARAT 11 6 21
12 SUMATERA SELATAN 9 13 23
13 NUSA TENGGARA BARAT 9 5 7
14 PAPUA 8 10 14
15 DI YOGYAKARTA 8 10 12
16 KALIMANTAN SELATAN 6 12 15
17 KALIMANTAN BARAT 5 4 12
18 KALIMANTAN TENGAH 5 4 6
19 BANTEN 4 7 12
20 SULAWESI UTARA 4 5 1
21 KEP. RIAU 4 1 3
22 MALUKU 3 10 5
23 JAMBI 3 6 14
25 SULAWESI TENGGARA 3 0 2
26 KEP. BANGKA BELITUNG 2 3 4
27 GORONTALO 2 1 0
28 NUSA TENGGARA TIMUR 1 7 3
29 ACEH 1 4 15
30 SULAWESI TENGAH 1 1 0
31 BENGKULU 0 1 4
32 MALUKU UTARA 0 0 1
*Rprt@Dhani Arza
Continue Reading

36 Bacabup/Bacawabup Bakal Jalani Pemeriksaan Kesehatan

| 0 komentar

TULUNGAGUNG,Dhani Antara Spirit Baru.KPU Tulungagung, Waktu pengambilan dan pengembalian formulir pemeriksaan kesehatan bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacabup) yang akan running di Pemilukada Tulungagung 2013 sudah berakhir, Kamis (13/9). Hasilnya, dari 37 bacabup/bacawabup yang mengambil formulir 36 di antaranya mengembalikan pada KPU Tulungagung.
Anggota KPU Tulungagung, Nyadin SAg MAP, menyatakan dengan 36 orang mengembalikan formulir pemeriksaan kesehatan, itu artinya ke-36 bacabup/bacawabup tersebut bakal mengikuti pemeriksaan kesehatan di RSU dr Soetomo Surabaya. “Soal teknis pemeriksaan akan dijelaskan KPU pada ke-36 bacabup/bacabup yang telah mengembalikan formulir pada Jumat (14/9) malam di Barata Hall,” katanya.
Ke-36 bacabup/bacawabup yang mengembalikan formulir kesehatan adalah Dr Nurkholik SE MM, Ir H Bambang Adyaksa, H Moh Athiyah SH, H Budi Setijahadi SH MM, Ir M Alfa Isnaeni MSi, Hj Dra Sri Suprapti SPd, Drs Isman MM, Syahri Mulyo SE, Suharminto SH, Supriyono SE, AKBP Suparyadi Sayat, Drs H Maryoto Birowo MM, Subani Suryoatmojo SP, drg Agus Darwito M kes, Ir Sukriston, Widi Hariyanto, H Bangun Harmanto, Shoniman Efendi, HM Chamim Badruzzaman, Drs Haris Daryono Ali Haji MSi, Ir Tatang Suhartono MSi, Drs Bambang S Sukardjono MSi, H Misbach, Agus Sucipto SH, Drs H Asmungi MSi, Fuad Syaiful Anam, Goldy Trimo Purwanto, Adib Makarim, Drs Syamsul Laily SH, Margiono, Drs Edy Santoso, Drs Bambang Agus Susetyo, Sutrisno, M Munir Nofiari, Sugeng Priyanto dan Fendi Yuniar SE.
Sedang yang mengambil formulir tetapi tidak mengembalikan formulir adalah dr H Bahrudin. Dia ketika dihubungi staf Sekretariat KPU Tulungagung sebelum jam kerja, Kamis (13/9) berakhir menyatakan kepastiannya tidak akan mengembalikan formulir pemeriksaan kesehatan.
Sesuai MoU antara KPU Tulungagung dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Tulungagung telah disepakati untuk pemeriksaan kesehatan bacabup/bacawabup dilaksanakan di RSU dr Soetomo Surabaya. Rencananya, pemeriksaan berlangsung pada Hari Selasa (18/9) sampai Rabu (19/9) atau bisa diperpanjang jika tim dokter RSU dr Soetomo menghendaki karena relatif banyaknya bacabup/bacawabup yang akan diperiksa.Rprt@Dhani Arza
Continue Reading

Bagikan Formulir LHKPN Pada Bacabup/Bacawabup

| 0 komentar

TULUNGAGUNG, KPU Tulungagung.Dhani Antara Spirit Baru.KPU Tulungagung, Jumat (14/9) malam, memberikan formulir Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup) saat Rapat Koordinasi Teknis Pemeriksaan Kesehatan dan LHKPN di Barata Hall Kota Tulungagung.
Formulir tersebut diberikan pada bacabup/bacawabup yang hadir saat acara rapat koordinasi. Sedang bacabup/bacawabup yang tidak hadir belum bisa mendapatnya.
Tercatat ada tujuh bacabup/bacawabup dari 40 bacabup/bacawabup yang tidak menghadiri acara Rapat Koordinasi Teknis Pemeriksaan Kesehatan dan LHKPN. Mereka itu adalah H Bangun Harmanto, H Misbach, Ir Tatang Suhartono MSi, Drs Moh Fauzi, Drs Isman MM, Ir H Bambang Adyaksa dan Supriyono SE.
Ketua Pokja Pencalonan KPU Tulungagung, Moh Fatah Masrun MSi saat memberikan paparannya dalam rapat koordinasi mengatakan KPU Tulungagung bakal pula mengadakan bimbingan teknis bagi bacabup/bacawabup untuk pengisian LHKPN. “Kami sudah berkoordinasi dengan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Rencananya nanti pejabat KPK yang akan memberi penjelasan. Terkait waktunya dimungkinkan antara tanggal 21-29 September 2012. Tergantung kesiapan KPK,” ujarnya.
Sementara itu, soal pemeriksaan kesehatan, alumni STAIN Tulungagung ini mengungkapkan sudah mengirim 40 nama bacabup/bacawabup yang akan mengikuti pemeriksaan kesehatan ke RSU dr Soetomo. “Bahkan ada seorang bacabup lagi yang minta formulir pemeriksaan kesehatan setelah kami kirim 40 nama ke RSU dr Soetomo,” akunya.
Bacabup yang meminta formulir setelah pengiriman 40 nama ke RSU dr Soetomo ini, menurut Fatah tetap diakomodir. Namun tidak bisa dilakukan di Kantor KPU Tulungagung melainkan langsung di lokasi tempat pemeriksaan kesehatan yakni di RSU dr Soetomo.
Sedang teknis pelaksanaan pemeriksaan kesehatan bacabup/bacawabup pada Selasa (18/9) sampai Rabu (19/9), Fatah Masrun menyebut beberapa aturan pemeriksaan kesehatan yang harus diperhatikan bacabup/bacawabup. Di antaranya semua bacabup/bacawabup diharap datang di ruang General Check Up Graha Amerta RSU dr Soetomo pada pukul 07.00 WIB, membawa identitas diri (KTP dan Surat dari KPU Tulungagung), dalam keadaan puasa pukul 22.00 WIB, membawa faces (tinja) dan membawa baju serta sepatu olahraga. “Yang jelas pemeriksaan berlangsung selama dua hari karena pemeriksaan tidak hanya pemeriksaan secara jasmani tetapi juga rohani. Jadi bacabup/bacawabup diperiksa juga kejiwaannya,” paparnya.Rprt@Dhani Arza
Continue Reading

Ecer Togel, Kakak Beradik Dibekuk

| 0 komentar

Kediri (beritajatim.com) -Dhani Antara Spirit Baru.Seorang kakak dan adiknya dibekuk polisi karena menjadi pengecer dan kurir judi toto gelap (togel). Mereka, Gatot Sudibyo (42) warga Dusun Bagol, RT 3/R2, Desa Ngablak, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri dan adiknya, Endro Susanto (35) asal Kelurahan Mrican, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Hendra tertangkap di areal Pasar Mrican, sedangkan Gatot di rumahnya. Dari tangan keduanya diamankan, sembilan rekapan, tiga buah HP dan uang tunai Rp 360 ribu.

"Kami sudah mengamankan kedua pelaku. Kini masih dalam pengembangan. Sebab, masih ada pelaku lain yang belum kita amankan," ujar AKP Surono, selaku Kasubbag Humas Polres Kediri Kota, Selasa (18/09/2012).

Ketika dikonfirmasi, Gatot mengaku, terpaksa menjadi pengecer togel karena tidak memiliki pekerjaan lain. Dia sudah berkali-kali melamar pekerjaan, tetapi ditolak karena kondisinya cacat.

"Saya seorang penyandang cacat. Tahun 1991 lalu saya mengalami kecelakaan kerja yang membuat kaki kanan saya patah," ujar pria yang pernah menjadi kernet bus itu.

Gatot mengaku, baru empat bulan menjalani profesi terlaranganya. Omset setiap putaran mencapai Rp 400-500 ribu. Dia mengaku, setor kepada seorang bandar di Desa Bakalan, Kecamatan Banyakan. Sementara bagiannya sebesar 10 persen dari setoran@Rprt.Dhani Arza
Continue Reading

LSM Kecam Sekolah Keluarkan Cucu yang Diperkosa Kakek 80 Tahun

Minggu, 16 September 2012 | 0 komentar

Jakarta Dhani Antara Spirit Baru.Bak jatuh dari atap, ketimpa tangga pula. Sudah jadi korban pemerkosaan ditambah masa depan pendidikan ikut hancur. Mungkin inilah peribahasa yang tepat untuk cucu yang jadi korban kakeknya sendiri, Sunari (80). Setelah kasus terungkap, si cucu malah dikeluarkan dari bangku sekolah kelas 9 SMP tempat dia menimba ilmu.

"Wah, sekolah telah melanggar hak anak untuk mendapat pendidikan," kata aktivis SOS Children's Villages Indonesia, Budhi Kurniawan saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (8/9/2012).

Budhi mengaku sangat prihatin dan sangat menyesalkan sikap sekolah yang memecat korban. Sebab dia bukanlah pelaku kejahatan tetapi korban kejahatan. Menurutnya sekolah telah merenggut masa depan anak tersebut.

"Sebagai korban, si cucu harusnya dilindungi dan dipastikan masa depannya," ujar Budhi.

Sebagai tindakan tegas, seharusnya atasan sekolah tersebut bertindak tegas. Dalam hal ini adalah Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung dengan memberikan teguran hingga sanksi keras kepada sekolah dan kepala sekolah terkait.

"Disdik setempat harus menegur sekolah," pinta Budhi.

Untuk menyelamatkan masa depan si cucu malang itu maka pemerintah dan masyarakat setempat harus memberikan pendampingan. Baik secara psikologis maupun ekonomi.

"Si anak harus dapat pendampingan agar bisa mengatasi trauma dan mungkin rasa malunya di sekolah karena temen-temannya tahu ia pernah diperkosa," beber Budhi.

Nah, bagi majelis hakim, Budhi meminta hukum dan keadilan harus ditegakkan seadil-adilnya. Jika penerapan hukum lemah maka dikhawatirkan menjadi angin segar bagi para penjahat kelamin lainnya untuk terus melaksanakan aksinya.

"Sungguh biadab betul si kakek itu. Hukum seberat-beratnya meski sudah bau tanah," pinta Budhi yang aktif digerakkan Seribu Sandal Jepit untuk Kapolri ini.

Seperti diketahui sebelumnya kakek yang telah jompo ini memperkosa cucunya sendiri selama 3 tahun sejak cucunya duduk di kelas 6 SD. Namun cucunya memaafkan semua perbuatan kakeknya tersebut.

Hal ini disampaikan cucu berusia 15 tahun ini kepada majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tulungagung, Jawa Timur yang diketuai oleh Sri Wahyuni Ariningsih dengan 2 hakim anggota Dina Pelita Asmara dan I Gusti Ngurah Putra Atmaja.

Sang cucu tidak tega jika kakeknya dipenjara sebab usianya sudah uzur. Dia khawatir kalau kakeknya meninggal di penjara. Kasus ini masih digelar dengan agenda terakhir mendengarkan keterangan korban, kemarin@Rprt.Dhani Arza.
Continue Reading

Keterangan Kakek Usia 80 Tahun yang Perkosa Cucunya Berbelit-belit

| 0 komentar

Jakarta Dhani Antara Spirit Baru.Sidang terhadap kasus pemerkosaan dengan terdakwa Sunari (80) kembali digelar. Dalam persidangan di Pengadilan Neger (PN)i Tulungagung, Jawa Timur, Sunari memberikan keterangan berbelit-belit, bahkan membuat hakim marah.

"Majelis hakim sempat marah kepada terdakwa," kata sumber detikcom yang tidak mau disebut namanya, Kamis (13/9/2012).

Dalam sidang kali ini dihadirkan saksi dari 2 anggota Polsek Ngunut, Tulungagung. Mereka yang awalnya memintai keterangan laporan Sunari akan perilaku cucunya yang dilaporkan bandel. Dalam keterangannya, Sunari melaporkan cucunya suka pacaran secara berlebihan dengan kekasihnya. Bahkan Sunari menuduh cucunya pernag berhubungan badan dengan pacarnya tersebut.

"Lalu cucunya tidak terima dan mengaku bahwa dialah yang selama ini diperkosa oleh kakeknya tersebut," ujarnya.

Berdasarkan kesaksian sang cucu, polisi pun menyidik balik Sunari sehingga terbongkarlah ulah sang kakek tersebut. Saat hal ini dikroscek ke terdakwa, Sunari malah memberikan berbelit-belit sehingga majelis hakim pun marah. Majelis hakim diketuai oleh Sri Wahyuni Ariningsih dengan 2 hakim anggota Dina Pelita Asmara dan I Gusti Ngurah Putra Atmaja.

"Jawaban Sunari mbulet-mbulet, berbelit-belit," bebernya. Sidang dilanjutkan lagi pekan depan, Kamis (20/9/2012).

Seperti diberitakan sebelumnya, Sunari memperkosa cucunya sendiri secara berkelanjutan selama 3 tahun sejak cucunya duduk di kelas 6 SD. Korban mengaku kepada majelis hakim bahwa dirinya telah dikeluarkan dari SMP tempat dia bersekolah. Atas kasus ini, berbagai kalangan menyesalkan pihak sekolah yang mengeluarkan si cucu dari sekolah.

"Saya mengkritik keras penanganan seperti ini yang dilakukan oleh sekolah. Anak ini sudah menjadi korban tetapi kenapa harus dia lagi yang dikorbankan," ucap pemerhati anak, Seto Mulyadi.@Rprt.Dhani Arza
Continue Reading

Tuduh Istri Tak Perawan di Malam Pertama, Andi Dimejahijaukan

| 0 komentar

Jakarta Dhani Antara Spirit Baru.Wah, ada-ada saja kisah pengantin usai perayaan pernikahan. Gara-gara tak mau berhubungan badan dengan suami, istri malah dituduh tidak perawan. Entah siapa yang menyebarkan obrolan di kamar pengantin ini sehingga menjadi buah bibir masyarakat dan suami tersebut harus berurusan dengan pengadilan.

Seperti dilansir Lembaga Kajian dan Advokasi untuk Independensi Peradilan (LeIP), Senin (17/9/2012) yang bersumber dari putusan Mahkamah Agung (MA) kasus ini terjadi di Kampung Ganting, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera barat.

Meskipun kasus lama tetapi menjadi salah satu kasus yang dijadikan referensi untuk kasus serupa karena menarik dan unik.

Kisah ini bermula saat malam pertama dilalui suami istri itu pada 17 Februari 2004. Usai melakukan perayaan pernikahan, sang suami yang bernama Andi (37) meminta istrinya untuk berhubungan badan. Namun sang istri menolak dengan alasan alat kelaminnya sakit. Mendapati jawaban ini, Andi menuduh istrinya tak perawan lagi.

Sayangnya, tuduhan ini tersiar ke masyarakat luas sehingga istrinya merasa dihina, difitnah dan nama baiknya tercemar. Tidak terima atas tuduhan ini, sang istri pun memejahijaukan Andi.

"Alasan korban tidak mau melayani permintaan terdakwa tersebut karena merasa sakit. Beberapa hari kemudian terdakwa juga memberitahukan tuduhannya tersebut ke orang lain. Atas perbuatan terdakwa ini korban kemudian tidak terima dan melaporkannya ke polisi," ujar LeIP.

Atas kasus ini, Pengadilan Negeri Painan menghukum Andi dengan penjara 6 bulan karena terbukti menghina istrinya. Pengadilan Tinggi Padang menguatkan putusan tersebut pada 7 Oktober 2004.

Namun dua putusan ini dibatalkan oleh MA. Ketua majelis hakim German Hoediarto dengan anggota Arbijoto dan Soedarno menilai tersiarnya kabar kepada umum tidak dapat dibuktikan karena apa yang diucapkan terdakwa di dalam kamar tidak didengar orang lain, selain mereka berdua.

Atas pertimbangan tersebut MA kemudian membatalkan putusan judex factie dan menyatakan terdakwa tidak terbukti bersalah.

"Yang agak sedikit janggal, mengapa JPU hanya mendakwa dengan dakwaan tunggal padahal dengan uraian dakwaan seperti yang dirumuskan oleh JPU terdakwa dapat juga didakwa dengan pasal penghinaan ringan (315 KUHP)," demikian catatan LeIP.@Rprt.Dhani Arza
Continue Reading

Tarik Penyidik dari KPK, Polri Dinilai Ganggu Upaya Pemberantasan Korupsi

| 0 komentar

Jakarta Dhani Antara Spirit Baru.Anggota Komisi III DPR menyayangkan penarikan 20 penyidik oleh Polri dari KPK saat sedang sedang menghadapi kasus-kasus besar. Polri dinilai kontraproduktif dalam penegakan hukum terkait pemberantasan korupsi.

"Hal ini membuat gangguan upaya percepatan penegakan hukum. Kenapa Polri tidak seirama dan justru bersikap kontraproduktif dalam pemberantasan korupsi," ujar Eva saat berbincang dengan detikcom, Minggu (16/9/2012) malam.

Politisi PDIP itu berharap KPK tidak berlarut-larut dalam keadaan ini dan diharapkan tetap fokus pada penganganan kasus-kasus besar. Untuk itu Eva berharap Ketua KPK Abraham Samad dapat segera merespon dengan cepat, apakah meminta penyidik pengganti kepada Polri ataukah akan membentuk penyidik yang independen.

"KPK harus merespon dengan cepat apakah meminta lagi ke Polri atau apa. Ketua KPK harus cepat mengambil sikap. Semoga ini tidak berlarut, kita sedang menunggu pertaruhan dalam pemberantasan korupsi. Apalagi hasil Survei LSI kemarin terkait kinerja KPK memperlihatkan mengalami penurunan," ujarnya.

Menurut Eva, seharusnya KPK dan Polri dapat berjalan beriringan dalam upaya pemberantasan kasus korupsi. Dia menyayangkan penarikan penyidik dari Polri.

"Ketika KPK sedang menghadapi isu besar seperti Hambalang dan Korlantas SIM kenapa justru tidak ada dukungan dari Polri?" ujarnya.

Sebelumnya Polri mengirim surat pada 12 September 2012 lalu ke KPK. Mereka menarik 20 penyidik yang ditugaskan di lembaga antikorupsi itu kembali ke institusi awal. Dari 20 penyidik, ada yang sudah bertugas lama, namun ada juga baru setahun berdinas. Satu orang penyidik dipastikan sedang mengusut kasus Korlantas Polri.

Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar menjelaskan bahwa penarikan penyidik itu dilakukan karena surat tugas sudah habis. Polri akan mengganti dengan penyidik yang terbaik.

Sedangkan Juru bicara KPK Johan Budi menegaskan KPK akan memperjuangkan agar penyidik tak ditarik. KPK tengah membutuhkan penyidik itu di tengah banyaknya kasus besar.

Kusuma menilai Presiden harus mengambil komado terkait tarik-menarik antar penegak hukum ini jika baik KPK maupun Polri tidak dapat lagi bersinergi dalam pemberantasan korupsi. Namun apabila ini berlarut-larut maka akan jadi preseden buruk bagi Presiden yang tengah gencar mengutarakan tekadnya dalam pemberantasan korupsi.@Rprt Dhani Arza
Continue Reading
 
Support : Creating Website | Alley Kurnia | Dhani Antara
Copyright © 2011. Arzaquna FM - Arzaquna FM
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger