SURABAYA Dhani Spirit Baru. Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menyatakan "sweeping" pada sejumlah lokasi keramaian yang dilakukan organisasi kemasyarakatan tertentu selama Ramadhan itu merupakan hak polisi.
"Itu hak polisi, nggak bagus kalau umat Islam merebut yang bukan hak. Hak kita sebatas membantu, mengusulkan, atau mengontrol polisi," kata Rais Syuriah PWNU Jatim KH Miftachul Akhyar kepada ANTARA di Surabaya, Sabtu.
Pengasuh Pesantren Miftachussunnah, Kedungtarukan, Surabaya itu menilai "sweeping Ramadhan" itu justru mengesankan umat Islam mencampuri urusan aparat penegak hukum.
"NU tidak menyalahkan, tapi kita mendudukkan sesuatu sesuai porsi. Semangatnya bagus, tapi sweeping itu sangat mungkin diprovokasi orang lain untuk menyudutkan citra Islam sendiri," katanya. (*Rprt Dhani Arza)
Cara Atasi Sagit Gigi Secara Alami, Bikin Sendiri dan cepat sembuh
-
Kalo bicara penyakit, sakit gigi bisa di bilang penyakit yang banyak di
derita oleh kalangan masarakat, entah karena kurang menjaga kebersihan gigi
atau fa...
5 tahun yang lalu


0 komentar:
Posting Komentar