Arzaquna FM News :
Home » » BI SIAPKAN 500 LOKET PENUKARAN UANG RECEHAN

BI SIAPKAN 500 LOKET PENUKARAN UANG RECEHAN

Jumat, 20 Juli 2012 | 0 komentar

Dhani Antara Spirit Baru.Guna melayani kebutuhan masyarakat akan uang recehan pada Bulan Ramadan. tahun 2012 ini, Bank Indonesia telah menyiapkan 500 loket penukaran uang pecahan kecil. Selain itu, BI juga bekerjasama dengan bank swasta untuk melayani penukaran uang pecahan kecil.

"Kita siapkan 500 loket penukaran uang yang tersebar di Surabaya dan Madura tanpa ada biaya tambahan administrasi," kata Deputi Kepala Perwakilan Kantor Perwakilan BI Wilayah IV Hamid Ponco Wibowo, saat konferensi pers Kamis (19/7/).
Ia mengatakan, loket penukaran uang pecahan ini baru mulai melayani penukaran pada 24 Juli 2012 mendatang.
Selain itu, kata Ponco, pihaknya juga akan menggunakan sistem jemput bola penukaran uang yang akan dilakukan di tempat-tempat publik seperti pasar tradisional. "Sehingga nanti tidak ada penumpukan atau antrian di BI maupun di bank-bank yang memberikan layanan penukaran uang," imbuhnya.
Sementara jumlah peredaran uang tahun ini diperkirakan meningkat hingga Rp 7 miliar dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp 6,2 miliar. Dari jumlah itu, Rp 880 miliar di antaranya merupakan uang kartal pecahan kecil mulai dari Rp 10.000, Rp 5.000, Rp 2.000 dan Rp 1.000. Sisanya merupakan uang pecahan besar seperti Rp 20.000, Rp 50.000 hingga Rp 100.000.
Ponco juga mengimbau kepada masyarakat agar menukarkan di loket-loket yang sudah disiapkan pihaknya untuk menghindari terjadinya peredaran uang palsu. "Oleh karena itu, kita minta agar meluangkan waktu sedikit untuk melakukan 3D (Dilihat, diterawang dan diraba) jika melakukan penukaran di tempat yang bukan lokasi resmi penukaran," tegas Ponco.
Sedangkan terkait keberadaan uang palsu saat bulan Ramadan, Ponco menjelaskan, sampai Juni 2012 ini telah ditemukan 14.107 lembar uang palsu rupiah dengan nominal 1.191.037.000.
Jumlah itu memang masih sedikit jika dibandingkan peredaran uang palsu sepanjang 2010 yang sebanyak 16.485 lembar dengan nominal 1.253.913.000. Jauh lebih sedikit dari 2011 yang mencapai 22.943 lembar dengan nominal 1.859.177.000.
Peredaran uang palsu terbanyak setiap tahunnya terjadi di Kantor BI Jember dengan pertumbuhan hingga 78 persen dan Kantor BI Surabaya dengan 53 persen. Disusul dengan Kantor BI Kediri 26 persen dan 1 persen di Kantor BI Malang (Rprt@Dhani Arza).
Share this article :

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Alley Kurnia | Dhani Antara
Copyright © 2011. Arzaquna FM - Arzaquna FM
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger