TULUNGAGUNG Dhani Antara Spirit Baru.- Wisma di bekas lokalisasi Kaliwungu, Kamis
(4/10/2012) mulai dilakukan pembongkaran. Langkah ini sebagai bagian
penataan dan alih fungsi lahan.
Pembongkaran dilakukan pada
sebuah salon yang berada di sisi jalan masuk yang baru dibuat. Menurut
Kepala Desa Kaliwungu, Bambang Dwiono, nantinya eks lokalisasi akan
menjadi lokasi terpadu yang bernama kawasan Brantas.
"Nantinya
akan menjadi kawasan hiburan baru, tapi tidak ada praktik esek-esek
lagi. Yang ada hanya warung kopi dan karaoke," ujarnya.
Selain
melakukan pembongkaran wisma, juga dilakukan gotong royong membersihkan
lingkungan eks lokalisasi Kaliwungu. Tidak sekedar bersih-bersih, namun
sekaligus untuk mempersiapkan program rumah tidak layak huni (RTLH),
yang akan merenovasi sisa wisma yang dipertahankan.
"Selain untuk
warkop dan karaoke, ada pula yang untuk hunian. Untuk itu akan ada
bantuan renovasi agar menjadi hunian yang layak," tambahnya.
Sebelumnya,
Bupati Tulungagung, Heru Tjahjono mengatakan, kementrian Sosial
(Kemensoso) RI telah menganggarkan Rp 3,6 milyar untuk alih fungsi lahan
bekas lokalisasi Kaliwungu, Kecamatan Ngunut dan lokalisasi Ngujang,
Kecamatan Kedungwaru.
Dana tersebut sebagai bentuk apresiasi
keberhasilan menutup dua lokalisasi tersebut, serentak dan tanpa
kekerasan. Dana tersebut sebagian besar untuk alokasi renovasi bekas
wisma yang dijadikan hunian dan tempat usaha baru. Masing-masing eks
wisma akan mendapatkan dana renovasi Rp 10 juta.rprt@Dhani Arza
Tidak ada komentar:
Posting Komentar